Dua Desa Kecamatan Jatibarang Gelar Karnaval Unjungan,  Dirut PDAM Beri Dukungan Jaga Budaya Lokal

Indramayu, Nusantara news86.id -Kabupaten Indramayu Jawa Barat kaya akan adat istiadat leluhur hingga sampai saat ini masih terus terpelihara.

Salah satunya yaitu yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bulak dan Desa Bulak Lor Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan karnaval unjungan, Minggu 2 Oktober 2022.

Kegiatan ini sudah turun-temurun dari tahun ke tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa atas kemakmuran petani di Desa Bulak dan Desa Bulak Lor, acara ini didukung oleh Perumdam Tirta Darma Ayu yang turut berkesinambungan menjaga budaya lokal yang ada di Kabupaten Indramayu.

“Acara karnaval budaya lokal dalam unjungan ini dimeriahkan dari berbagai unsur kesenian yang datang untuk meramaikan jagat Indramayu, seperti halnya untuk menyambut Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu, Dr.Ir. H. Ady Setiawan, SH., MH., MM., MT dari berbagai tarian diantaranya tari topeng, tari silat, serta banyak juga yang lainnya seni budaya yang ada di Indramayu tumpah ruah mengisi kemeriahan.

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, SH., MH., CRA yang diwakilkan oleh Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu, Dr.Dr.Ir.H. Ady Setiawan, SH., MH., MM., MT mengatakan kegiatan unjungan ini merupakan tradisi sakral bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dalam menjunjung tinggi adat istiadat warga setempat dan terus terpelihara serta dijaga kelestariannya karena ini sudah turun temurun dari leluhur, kata Ady.

Ady menambahkan, tradisi sakral ini atau unjungan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa serta leluhur juga sekaligus menyambung tali silaturahmi antar warga, ucapnya.

Kepala Desa Bulak, Suradi Budianto mengatakan tentang budaya yang sampai saat ini sudah turun temurun dijaga kelestariannya karena menjadi acara sakral bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dan warga setempat.

Kunci dari pada kesuksesan dalam membina masyarakat untuk selalu kompak dalam pemaparannya seorang kepala desa harus selalu memberikan sosialisasi juga dorongan moral yang bisa berikan pandangan dan motivasi nya kepada warga tentunya, hal ini dipandang perlu khususnya warga Bulak karena acara rutin ini kalau bukan kita semua mau siapa lagi”, tegas kepala desa tersebut.

Kegiatan acara ini terbilang cukup sukses mengutip dari komentar warga yang hendak berduyun-duyun menghantarkan hasil panen dari hasil bumi sebut saja Ibu Suniah menurut komentarnya ia sangat senang, karena acara ini cukup megah juga bisa bersilahturahmi antar warga dari RT 1 sampai dengan RT yang lainnya”, ujar Suniah.

Masyarakat setempat juga berpendapat acara rutin tahunan ini tidak boleh punah harus dijaga jangan sampai hilang di telan zaman.

Kegiatan acara karnaval unjungan yang menurut warga bisa mendatangkan banyak rezek dari berbagai daerah bisa berkunjung disitu banyak yang bisa dimanfaatkan oleh warga atau penduduk setempat untuk berjualan apa saja yang bisa mendapatkan pundi-pundi ekonomi,”ungkap warga.

“Di sisi lain potensi yang bisa dikembangkan adalah budaya lokal seperti kesenian yang ada di Kabupaten Indramayu dengan kompaknya ibu-ibu PKK dari Desa Bulak turut menjelaskan kepada awak media bahwa diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sampai anak cucu kita, pasalnya sudah banyak terjadi  budaya kearifan lokalnya hampir hilang ditelan jaman”, imbuhnya.

Hal itu tidak boleh terjadi di desa kami harus selalu tetap terjaga kelestariannya jadi himbauan kami dari ibu-ibu PKK untuk Pemdes sendiri agar bisa menjaga budaya dari leluhur nenek moyangnya, pungkas ibu PKK.

Atim Sawano

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *